Makassar – Sejumlah mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali serempak mengikuti tahapan ujian penyelesaian studi, kegiatan tersebut terbagi dalam beberapa item utama diantaranya ujian proposal penelitian dan seminar hasil penelitian yang dipusatkan di ruang sidang fakultas pada Rabu pagi (28/01/2026).
Ujian penyelesaian studi menjadi tahapan yang sangat krusial dalam proses akademik mahasiswa, bagai yang sedang mengikuti ujian proposal penelitian tahapan ini menjadi momen mempresentasikan rencana dan konsep penelitian yang selanjutnya akan mereka lakukan, sedang untuk mereka yang mengikuti tahap ujian hasil penelitian, kesempatan ini dimaksudkan untuk mempresentasikan temuan mereka selama melakukan penelitian sebelum memasuki tahap ujian akhir sebagai puncak penyelesaian penelitian studinya.
Kegiatan ini bertujuan untuk menguji validasi data penelitian, memberikan masukan dan memastikan kesiapan mahasiswa sebelum menyelesaikan studi sarjana. Ujian secara mekanisme diisi melalui serangkaian kegiatan akademis berupa mahasiswa melakukan presesntasi proposal, kemudian proses analis dilakukan melalui pertanyaan metodologis yang diajukan oleh penguji dan juga pembimbing.
Forum ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mempertahankan judul dan hasil hasil penelitian yang telah mereka lakukan dalam kurun waktu tertentu berdasarkan timeline yang telah ditentukan sebelumnya.
Dekan FAI, Dr. Djaenab, S.Ag., M.Hi, mengungkapkan kesiapan mahasiswa untuk melakukan penyelesaian studi di fakultas agama sangat baik, menurutnya antusiasme penyelesaian akademik menjadi indikator proses belajar yang serius dilakukan oleh mahasiswa.
”Semangat untuk menyelesaikan studi sangat baik dan meningkat bagi mahasiswa fakultas agama Islam, hal ini menjadi signal positif kesiapan mahasiswa untuk memikul tanggung jawab yang lebih besar setelahnya,” ungkap Djaenab.
Djaenab juga menekankan pentingnya kualitas keilmuan mahasiswa sebelum menyelesaikan tahap akhir studinya, melalui ujian ia berharap proses tersebut menjadi titik balik bagi mahasiswa dalam mendalami proses analisis terhadap objek kajian yang menjadi pilihan mereka sebagai karya ilmiah nantinya.
Kegiatan ujian tersebut merekomendasikan beberapa hal diantaranya revisi atau perbaikan sesuai masukan yang disampaikan selama sidang akademik berlangsung dan juga pemenuhan referensi pendukung sebagai basis data sekunder dalam menguatkan tujuan dan hasil penelitian.