Mahasiswa FAI UIM Audien Interaktif FGD Pemikiran Islam

Mahasiswa FAI UIM Audien Interaktif FGD Pemikiran Islam

Makassar – Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Makassar (UIM) Al Gazali menjadi audien kegiatan Penguatan Literasi Pemikiran Islam dalam rangka penelitian disertasi doktoral pemikiran Islam pada Selasa sore yang dipusatkan di Ruang Rapat Gedung Rektorat UIM Lt. 3 (12/03/2026).

Muhajirin, S.Fil., M.Fil yang merupakan dosen FAI UIM juga yang saat ini menjadi mahasiswa doktoral Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar melakukan penelitian dengan merujuk pada tema sentral ”Transmisi Keilmuan dan Eksistensi Literatur Pemikiran Islam pada Generasi Z di Kota Makassar”.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa UIM Al-Gazali yang berasal dari fakultas agama Islam dan peserta dari perguruan tinggi lainnya, menjadikan FGD ruang strategis untuk mengenal motodologi pencarian dan akses pengetahuan serta untuk melacak arah transmisi dan eksistensi literatur keislaman bagi generasi Z pada era digital di kota ini.

Peneliti sekaligus juga menjadi fasilitator kegiatan Muhajirin, menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memahami promblem dan kecendurang generasi Z dalam perihal literature terkhusus pada diskursus kajian pemikiran Islam.

”Kegiatan ini dirancang untuk menemukan dan mendiskusikan transmisi pemikiran pada lintas generasi terutama untuk memahami intensitas dan pentingnya serta eksistensi literaur keislaman bagi generasi Z”, ucapnya.

Ia juga menambahkan, melalui FGD diharapkan akan menemukan pola atau konteks konten pemikiran Islam yang diminati dan didalami oleh generasi Z, konteks pertanyaan yang disajikan meliputi beberapa topik strategis terutama terkait akses literatur yang sering digunakan dalam menggali, mencari, menemukan tentang pemikiran Islam.

Pemikiran Islam dalam konteks ini terbagi dalam tiga varian yaitu di dalam konteks teologis, filsafat dan tasawuf. Juga berkaitan dengan dominan minat generasi dalam membaca literatur klasik versus kontemporer.

Nur Suhudi, peserta FGD yang juga merupakan mahasiswa FAI UIM tersebut dalam dialog interkatifnya menuturkan pandangannya terkait pemikiran Islam. Ia mengkalim bahwa hampir semua teman sebayanya menggunakan platform digital sebagai basis pencarian literatur dalam banyak hal pun juga tentang pemikiran Islam.  Menurutnya kemajuan teknologi memberi banyak dampak terutama kemudahan akses dalam mencari sumber referensi bacaan terkait dengan Islam dan pemiran yang menjadikan agama tesebut sebagai basis dasar dan pijakan argumentatif.

”Saya sangat senang membaca pemikiran Islam, saya seorang santri, bagi saya kitab kuning ialah rujukan awal saya berkenalan dengan pemikiran Islam terutama yang berkaitan dengan ritual keagamaan. Hari ini saya sering menggali pemikiran islam melalui internet dan platform media sosial lainnya, kemudian kadang-kadang pemikiran Islam dalam sesi tertentu menjadi topik diskusi kami seperti toleransi dan lainnya”, ucapnya penuh semangat.

Kegiatan FGD penelitian disertasi ini digelar secara berkala dan terbagi dalam beberapa sesi, kegiatan yang dilaksanakan di UIM sekarang menjadi sesi ketiga dalam bulan ini. Hasil FGD ini akan menjadi bagian integral dari metode pengumpulan data penelitian disertasi tersebut.

Translate »