Makassar – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi momentum krusial bagi Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Makassar (UIM) untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan melangkah lebih jauh dalam mencetak sumber daya manusia unggul.
Dekan FAI UIM, Dr. Djaenab, S.Ag., M.HI., menyampaikan ajakan mendalam kepada seluruh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan di lingkungan FAI UIM agar memaknai hari kemerdekaan menjadi momentum untuk menguatkan dan meningkatkan spirit pengabdian kepada bangsa dan negara melau khidmat Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dr. Djaenab, menegaskan bahwa hari kemerdekaan tidak boleh berhenti sebatas perayaan seremonial tahunan semata, melainkan harus diresapi sebagai ruang refleksi historis dan pemantik spirit perjuangan masa kini dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, bermartabat dan berdaya saing.
Menurut Dr. Djaenab, jika pahlawan masa lalu berjuang merebut kemerdekaan dengan garis depan pertempuran, maka garis perjuangan akademisi hari ini terletak pada konsistensi menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara berkualitas dan berkelanjutan.
“Hari kemerdekaan ini harus kita jadikan sebagai bentuk refleksi sekaligus spirit perjuangan baru. Perjuangan kita saat ini berada di ruang-ruang kelas, riset dan penelitian serta pengabdian di tengah-tengah masyarakat melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi”, ujarnya.
Dekan FAI juga menyoroti tantangan era modern yang menuntut adanya integrasi antara kedalaman spiritual, kecerdasan intelektual, serta kecakapan teknologis. FAI UIM berkomitmen untuk melahirkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan dinamika global tanpa mengikis nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
“Melalui wadah inilah kita bertanggung jawab penuh untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual dan berakhlak mulia, tetapi juga memiliki daya saing yang kokoh dalam kompetensi global agar dapat memberikan manfaat nyata bagi agama, nusa, dan bangsa,” ujar Dr. Djaenab.
Melalui momentum HUT RI ke-81 ini, Dr. Djaenab berharap seluruh civitas akademika FAI UIM semakin solid dan bersemangat dalam berinovasi, memperluas riset yang berdampak, serta mengabdi demi kemajuan pendidikan Islam dan kejayaan bangsa Indonesia.