Makassar — Dosen dan civitas akademika Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Makassar (UIM) turut memadati Auditorium KH. Muhyiddin Zain Kampus UIM Al-Gazali. Kehadiran mereka guna menyimak dan menimba ilmu dalam gelaran Kajian Islam yang dibawakan langsung oleh penceramah kenamaan tanah air, Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D.
Kajian yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ini dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan. Tak hanya dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UIM, masyarakat umum dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan juga berbondong-bondong memadati area auditorium sejak pagi hari untuk mendengarkan tausiyah dari penceramah yang akrab disapa UAS tersebut.
Dalam pemaparannya, Prof. Abdul Somad menyampaikan pesan-pesan kunci mengenai pentingnya merawat tradisi keilmuan Islam, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia akademik.
Kehadiran sosok ulama ternama ini dinilai memberikan dampak positif yang sangat besar bagi suasana akademik di UIM. Selain mempererat silaturahmi antara pihak kampus dan masyarakat luas, kegiatan ini menjadi wahana penyegaran rohani yang sangat dibutuhkan di tengah padatnya aktivitas akademik perguruan tinggi.
Dekan FAI UIM, Dr. Djaenab, S.Ag., M.Hi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kajian keislaman berskala besar ini. Menurutnya, partisipasi aktif para dosen dan pengajar FAI UIM dalam forum-forum ilmiah keislaman seperti ini merupakan bentuk komitmen fakultas dalam menjaga tradisi keilmuan dan keteladanan moral (uswah hasanah).
“Kegiatan ini memiliki nilai yang sangat strategis, bukan hanya bagi penguatan spiritual personal, tetapi juga bagi arah pengembangan kampus kita sebagai perguruan tinggi Islam. Pengetahuan dan kesejukan pemikiran yang disampaikan Prof. Abdul Somad menjadi penguat semangat bagi seluruh dosen dan civitas akademika FAI UIM untuk terus mendedikasikan diri dalam mendidik generasi muda yang cerdas secara intelektual sekaligus kokoh secara spiritual,” ungkap Dekan FAI UIM di sela-sela kegiatan.
Melalui agenda kajian keislaman ini, UIM khususnya Fakultas Agama Islam kembali menegaskan posisinya sebagai benteng keilmuan Islam yang terbuka, humanis, dan terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi pencerahan umat dan bangsa.