Sinergi Spiritual, Dosen FAI UIM Hadiri Tablig Akbar dan Istigasah IPIM Sulsel

Sinergi Spiritual, Dosen FAI UIM Hadiri Tablig Akbar dan Istigasah IPIM Sulsel

Makassar – Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Makassar (UIM) turut ambil bagian dalam menyemarakkan kegiatan Tablig Akbar dan Istigasah Kubra yang diselenggarakan oleh Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan religius yang sarat akan makna spiritual ini berpusat di Masjid Agung Al-Markaz Al-Islami pada Kamis (17/06/2026).

Kehadiran dosen FAI UIM ini menjadi bentuk komitmen nyata kampus dalam mendukung syiar Islam serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga keagamaan di Sulawesi Selatan.

Acara yang dihadiri oleh ribuan jemaah dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan ini diisi dengan lantunan zikir, selawat, dan doa bersama (istigasah) untuk keselamatan bangsa, kemaslahatan umat, serta keberkahan bagi bumi Sulawesi Selatan.

Dosen FAI UIM, Hasmirati, M.Ag, Ph.D, yang turut hadir di lokasi mengungkapkan bahwa keterlibatan civitas akademika dalam kegiatan ini bukan hanya sekadar memenuhi undangan, melainkan bagian dari pengejawantahan visi FAI UIM sebagai benteng nilai-nilai keislaman dan moderasi beragama.

“Kehadiran kita di Masjid Al-Markaz hari ini bersama IPIM Sulsel adalah momentum penting untuk membumikan kembali nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Sebagai civitas akademika, kita tidak boleh berjarak dengan umat, dan kegiatan istigasah ini adalah ruang terbaik untuk menyatukan hati demi kemaslahatan bersama,” ungkapnya di sela-sela acara.

Kegiatan kolaboratif ini juga menjadi ajang silaturahmi yang hangat antara para akademisi keagamaan dari UIM dengan para imam masjid yang tergabung dalam IPIM Sulsel. Pertemuan ini diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi ke depan, khususnya dalam hal pengabdian masyarakat dan pembinaan keagamaan di tingkat akar rumput.

Melalui partisipasi aktif ini, FAI UIM kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang tidak hanya fokus pada keunggulan intelektual, tetapi juga konsisten dalam menjaga dan merawat tradisi spiritualitas umat.

Translate »