Tiga Keutamaan Saling Membantu Sesama Umat Islam

Tiga Keutamaan Saling Membantu Sesama Umat Islam

Sumber: nu online

Khutbah I

الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ جَعَلَ التَّعَاوُنَ عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى مِنْ أَعْظَمِ شَعَائِرِ الْإِسْلَامِ، وَحَثَّ عِبَادَهُ عَلَى التَّرَاحُمِ وَالتَّكَافُلِ وَالتَّآخِي بَيْنَ الْأَنَامِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ أَمَّا بَعْدُ, فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: مَا عِنْدَكُمْ يَنْفَدُ وَمَا عِنْدَ اللّٰهِ بَاقٍۗ وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِيْنَ صَبَرُوْٓا اَجْرَهُمْ بِاَحْسَنِ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۝٩٦

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah Swt,

Sudah sepatutnya kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur kepada Allah Swt yang telah melimpahkan berbagai macam nikmat kepada kita, terutama nikmat iman dan Islam yang merupakan nikmat terbesar yang kita miliki.

Shalawat beserta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada baginda kita, Nabi Muhammad Saw, juga kepada keluarganya, para sahabatnya, dan semoga melimpah pula kepada kita semua selaku umatnya. Aamiiin ya Rabbal ‘alamin.

Khatib juga mengajak kepada jamaah sekalian, sekaligus kepada diri sendiri, untuk selalu meningkatkan takwa kepada Allah Swt dengan cara menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah Swt,

Di antara bentuk ketakwaan kepada Allah Swt adalah selalu berusaha berbuat baik dan membantu sesama umat Islam, terutama kepada kerabat yang sedang membutuhkan. Sebab Islam tidak hanya memerintahkan kita untuk saleh secara spiritual saja, tetapi juga saleh secara sosial.

Allah berfirman dalam surat An-Nahl ayat 90:

اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ ۝٩٠

Artinya, “Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil, berbuat kebajikan, dan memberikan bantuan kepada kerabat. Dia juga melarang perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pelajaran kepadamu agar kamu selalu ingat.”

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah Swt,

Ayat yang baru saja khatib sampaikan, selain mengandung semangat berbuat adil dan mencegah kemungkaran, juga mengandung semangat berbuat baik serta membantu sesama umat Islam, terutama kerabat yang sedang membutuhkan.

Adil dalam hal ini adalah melaksanakan kewajiban sesuai kadarnya, dan berbuat baik sebagai nilai tambah dari kewajiban tersebut. Sedangkan perintah membantu kerabat yang membutuhkan merupakan bagian dari perintah menyambung silaturahmi dan saling membantu sesama umat Islam.

Sebagaimana Syekh Wahbah Az-Zuhaili jelaskan dalam tafsirnya, Tafsirul Munir juz 14 hal. 212:

إِنَّ الْعَدْلَ: الْإِنْصَافُ، وَالْإِحْسَانَ: إِتْقَانُ الْأَعْمَالِ وَالتَّطَوُّعُ بِالزَّائِدِ عَنِ الْفَرَائِضِ، وَمُقَابَلَةُ الْخَيْرِ بِأَفْضَلَ مِنْهُ، وَالشَّرِّ بِأَقَلَّ مِنْهُ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى إِعْطَاءِ القَرَابَةِ حَقَّهُمْ مِنَ الصِّلَةِ وَالْبِرّ

Artinya, “Adil maksudnya ialah moderat. Berbuat baik bermakna menyempurnakan amal dengan melakukan lebih dari kewajiban, membalas kebaikan dengan kebaikan yang lebih baik, dan membalas keburukan dengan lebih rendah darinya. Adapun membantu kerabat ialah menyambung silaturahmi dan berbuat baik kepada mereka.”

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah Swt,

Dalam Tafsir Tahrir wat Tanwir juz 6 hal. 88, Ibnu Asyur menjelaskan bahwa saling membantu sesama umat Islam memiliki beberapa faidah, di antaranya mempermudah pekerjaan, mendatangkan kemaslahatan, dan menampakkan persatuan umat.

Pertama, mempermudah pekerjaan. Dengan saling membantu satu sama lain, baik kepada kerabat maupun sesama umat Islam, pekerjaan apapun akan menjadi lebih mudah diselesaikan. Bantuan yang dimaksud bisa berupa apa saja sesuai kebutuhan, baik bantuan tenaga maupun harta, ketika ada sanak kerabat atau sesama Muslim yang sedang membutuhkan.

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah Swt,

Dalam haditsnya, Rasulullah Saw menjanjikan bahwa siapa saja yang meringankan beban sesama umat Islam, maka Allah akan meringankan pula bebannya di hari kiamat kelak. Rasulullah Saw bersabda:

مَنْ نَـفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُـرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَـفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُـرْبَةً مِنْ كُـرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَـى مُـعْسِرٍ، يَسَّـرَ اللهُ عَلَيْهِ فِـي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Artinya, “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari kiamat. Barangsiapa memudahkan urusan orang yang sedang dalam kesulitan, maka Allah memudahkan baginya dari kesulitan di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim)

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah Swt,

Kedua, mendatangkan kemaslahatan. Tidak hanya mempermudah pekerjaan, dengan saling membantu satu sama lain juga akan mendatangkan kemaslahatan bagi kedua belah pihak. Bagi pihak yang dibantu akan mendapatkan keringanan beban, sedangkan bagi yang membantu akan mendapatkan balasan berupa pahala yang berlimpah.

Ketiga, menampakkan persatuan umat. Keutamaan selanjutnya dari saling membantu sesama umat Islam adalah menampakkan persatuan umat dalam melakukan kebaikan. Bagaikan satu bangunan yang kokoh, umat Islam bersatu dalam melakukan kebaikan dan membantu satu sama lain.

Sebagaimana dalam haditsnya, Rasulullah Saw bersabda:

عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

Artinya, “Dari Abu Musa, ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: Orang mukmin satu dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan, satu dengan yang lainnya saling mengokohkan.” (HR. Muslim)

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah Swt,

Demikianlah khutbah Jumat tentang tiga keutamaan saling membantu sesama umat Islam, yaitu mempermudah pekerjaan, mendatangkan kemaslahatan, dan menjadi wujud persatuan umat. Semoga kita semua sebagai umat Islam dapat mengamalkannya dengan baik, menjadi pribadi yang tidak hanya saleh secara spiritual, melainkan juga saleh secara sosial. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَيَا فَوْزَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَيَا نَجَاةَ التَّائِبِيْنَ

Khutbah II

الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ، وَجَعَلَ الْأُخُوَّةَ فِي الدِّينِ نِعْمَةً مِنْ أَعْظَمِ النِّعَمِ، وَأَمَرَنَا بِالتَّعَاوُنِ وَالتَّرَاحُمِ وَالتَّكَافُلِ بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

أَمَّا بَعْدُ. فَيَاأَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى اِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يٰأَيُّهَا الَّذِيْنَ أٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِي الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللّٰهُمَّ وَارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ. وَعَنْ اَصْحَابِ نَبِيِّكَ اَجْمَعِيْنَ. وَالتَّابِعِبْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ وَتَابِعِهِمْ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ.

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالطَّاعُوْنَ وَالْاَمْرَاضَ وَالْفِتَنَ مَا لَا يَدْفَعُهُ غَيْرُكَ عَنْ بَلَدِنَا هٰذَا اِنْدُوْنِيْسِيَّا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ خِرَةِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.

رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاٰ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَ اللهِ اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلٰى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ   وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ

Translate »