Makassar – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali melalui Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI), menargetkan capaian strategis berupa peningkatan status akreditasi program studi (prodi) dalam beberapa tahun ke depan.
Dalam wawancara khusus, Ketua LPMI UIM, Dr. Suradi, M.T menyampaikan hingga saat ini UIM telah memiliki 6 program studi yang berhasil meraih akreditasi Unggul.
Capaian tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong percepatan peningkatan mutu akademik secara menyeluruh.
“Ke depan, kami menargetkan pada akhir tahun 2027, dari total 32 program studi yang ada di UIM, minimal 50 persen di antaranya sudah meraih akreditasi Unggul,” ujarnya.
Ia menegaskan target tersebut bukan sekadar angka, tetapi merupakan bagian dari strategi besar institusi dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun global.
Menurutnya, akreditasi Unggul mencerminkan kualitas tata kelola, proses pembelajaran, sumber daya manusia, serta luaran tridharma perguruan tinggi yang berkualitas.
Untuk mencapai target tersebut, LPMI UIM telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya penguatan sistem penjaminan mutu internal, pendampingan intensif kepada program studi, serta peningkatan kapasitas dosen dalam bidang akademik dan penelitian.
Selain itu, optimalisasi budaya mutu di lingkungan kampus juga terus didorong agar menjadi bagian dari kesadaran kolektif sivitas akademika.
“Kami tidak hanya fokus pada pemenuhan dokumen akreditasi, tetapi lebih pada bagaimana mutu itu benar-benar menjadi budaya kerja di setiap lini,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan kolaborasi lintas unit dan dukungan pimpinan universitas menjadi faktor penting dalam mewujudkan target tersebut.
Dengan sinergi yang kuat, UIM optimistis mampu mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.
Langkah progresif ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi UIM sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan serta pembangunan masyarakat.