Cetak Lulusan Berkarakter Qur’ani, FAI UIM Gelar Yudisium dan Ramah Tamah Tahun 2026

Cetak Lulusan Berkarakter Qur’ani, FAI UIM Gelar Yudisium dan Ramah Tamah Tahun 2026

Makassar – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar acara Yudisium dan Ramah Tamah Wisudawan dan Wisudawati Sarjana dan Magister Periode II Tahun Akademik 2025/2026. Puluhan calon wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi berkumpul bersama para pimpinan universitas, dosen, serta orang tua untuk merayakan pencapaian akademik mereka.

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini diselenggarakan di Ballroom Myko Hotel Makassar pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Pada periode kali ini, FAI UIM mengusung tema “Harmoni Kemerdekaan dan Keteladanan Wujudkan Lulusan Berkarakter Qur’ani yang Nasionalis dan Berintegritas”. Penetapan tema tersebut dinilai sangat relevan dengan suasana perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia yang baru saja diperingati.

Melalui tema ini, civitas akademika FAI UIM bertekad untuk mencetak sarjana dan magister yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memegang teguh nilai-nilai keagamaan dan cinta tanah air.

Suasana Ballroom Myko Hotel Makassar tampak megah dan anggun sejak pagi hari. Prosesi acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang lantunannya menambah kekhusyukan seluruh hadirin. Setelah itu, dinyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Universitas Islam Makassar yang membakar semangat nasionalisme para lulusan sebelum memasuki inti acara pembacaan Surat Keputusan Yudisium.

Satu per satu nama lulusan dari tingkat sarjana maupun magister dipanggil ke atas panggung untuk menerima pengukuhan resmi. Wajah-wajah penuh haru dan bahagia terpancar dari para peserta yudisium yang telah berhasil menuntaskan masa studi mereka setelah melalui berbagai perjuangan akademik, seperti penyusunan skripsi dan tesis. Tepuk tangan riuh dari para jajaran dosen dan pendamping turut menyertai momen bersejarah tersebut.

Dekan FAI, Dr. Djaenab, S.Ag.,M.Hi, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian seluruh peserta yudisium. Beliau menggarisbawahi pentingnya menerapkan ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah untuk kemaslahatan masyarakat luas. Dr. Djaenab juga berpesan agar para alumni senantiasa menjaga nama baik almamater di manapun mereka berkiprah.

“Melalui tema Harmoni Kemerdekaan dan Keteladanan, kami berharap para lulusan FAI UIM tidak hanya menjadi ilmuwan agama, tetapi juga menjadi benteng nilai-nilai Al-Qur’an yang berjiwa nasionalis serta menjunjung tinggi integritas moral. Di era globalisasi yang penuh tantangan ini, keteladanan akhlak dan keutuhan karakter adalah modal utama alumni untuk memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tegasnya di hadapan para hadirin.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang mencairkan suasana resmi menjadi penuh kekeluargaan. Para lulusan memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para dosen yang telah membimbing mereka selama bertahun-tahun. Penyerahan penghargaan kepada lulusan terbaik di tingkat fakultas dan program studi juga menjadi salah satu sorotan utama dalam agenda ramah tamah tersebut.

Kegiatan yudisium dan ramah tamah ini diakhiri dengan pembacaan doa bersama, foto bersama seluruh civitas akademika. Momen penutup ini menandai awal dari langkah baru para sarjana dan magister FAI UIM Periode II Tahun Akademik 2025/2026 untuk melangkah ke dunia profesional dan berkarya bagi agama, nusa dan bangsa.

Translate »