Makassar – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali bersama Kemenag Pangkep Melaksanakan Seminar Nasional Penguatan Moderasi Beragama yang digelar di Aula Kantor Kemenag Pangkep, Senin (24/11/2025).
Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Moderasi Beragama sebagai Landasan Peningkatan Profesionalitas Sumber Daya Manusia Lingkup Kementerian Agama”.
Seminar tersebut menjadi ruang strategis bagi para penyuluh agama untuk memperdalam pemahaman moderasi beragama sekaligus meningkatkan kompetensi dalam mengemban tugas pembinaan masyarakat.
Seminar Nasional ini dihadiri langsung oleh Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, yang sekaligus menjadi narasumber utama.
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, Dr. Ramli Rasyid, serta Dekan Fakultas Agama Islam UIM Al-Gazali, Dr. Djaenab, S.Ag., M.H.I.
Prof. Muammar Bakry menegaskan moderasi beragama adalah fondasi penting dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, di tengah perkembangan sosial yang dinamis, para penyuluh agama memiliki posisi yang sangat strategis dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan dan toleran.
“Moderasi beragama bukan sekadar konsep, tetapi menjadi sikap dan praktik yang harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Penyuluh agama adalah garda terdepan dalam memastikan masyarakat memahami ajaran agama secara damai, toleran, dan penuh hikmah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Pangkep, Dr. Ramli Rasyid, menyampaikan apresiasi kepada UIM Al-Gazali atas sinergi dan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas SDM di lingkup Kementerian Agama.
Ia menyebut kegiatan seperti ini sangat relevan dalam menjawab tantangan pelayanan keagamaan di era digital dan multikultural.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran UIM Al-Gazali yang selalu menjadi mitra strategis Kemenag, khususnya dalam memperkuat pemahaman moderasi beragama. Kami berharap kegiatan ini memberikan bekal bagi para penyuluh untuk semakin profesional dan adaptif,” ungkapnya.
Dekan Fakultas Agama Islam UIM, Dr. Djaenab, S.Ag., M.H.I., menambahkan bahwa kegiatan seminar nasional ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa FAI UIM akan terus menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan instansi pemerintah maupun masyarakat luas.
Seminar ini diikuti oleh seluruh staf penyuluh agama se-Kabupaten Pangkep, yang hadir secara penuh sejak sesi pembukaan hingga diskusi panel.
Para peserta tampak antusias mengikuti paparan materi, terutama terkait penerapan nilai moderasi beragama dalam tugas lapangan serta strategi merespons isu-isu keagamaan kontemporer.
Melalui kegiatan ini, UIM Al-Gazali berharap dapat terus berperan aktif dalam memperkuat pemahaman keberagaman dan memperluas literasi keagamaan yang inklusif.
Sinergi antara perguruan tinggi dan Kementerian Agama diharapkan menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis, produktif, dan toleran.