Makassar — Suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti Ruang Kuliah lantai 3 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Makassar (UIM) pada Kamis siang, (16/07/2026).
Tepat pukul 13.00 WITA, puluhan peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 tampak bersiap memulai babak baru dalam perjalanan akademik mereka.
Kegiatan ini menjadi momen penting karena kelas perdana untuk mata kuliah Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dan Etika Profesi resmi dimulai. Istimewanya, perkuliahan perdana ini diampu langsung oleh Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Aliyas, S.Pd.I., M.Pd.I. Kehadirannya di tengah-tengah mahasiswa PPG FKIP ini menegaskan kolaborasi lintas fakultas yang kuat di lingkungan kampus UIM demi melahirkan pendidik berkualitas.
Kaprodi PAI, Aliyas, M.Pd.I, menegaskan selama perkuliahan berlangsung, ruang kelas tidak sekadar diisi dengan pemaparan materi satu arah, melainkan dihidupkan lewat diskusi interaktif.
“Pertemuan awal ini dimanfaatkan dengan baik untuk meletakkan fondasi perkuliahan, memperkenalkan kontrak belajar, merincikan capaian pembelajaran yang harus diraih, serta menjelaskan secara transparan mengenai sistem penilaian yang akan diterapkan”, ungkapnya.
Ia juga menambahkan pertemuan perdana tersebut lebih dari sekadar urusan administratif, melainkan juga dengan memberikan penekanan mendalam pada esensi utama dari mata kuliah ini.
“Bagi seorang calon guru, Aswaja bukan sekadar materi teologis, dan etika profesi bukan hanya aturan formal. Keduanya adalah ruh yang melandasi karakter, integritas, dan moralitas seorang pendidik di masa depan”, tambahnya.
Sebagai pengantar, mahasiswa juga diajak melihat gambaran umum tantangan dunia pendidikan hari ini serta bagaimana nilai-nilai luhur tersebut menjadi kompas bagi mereka saat terjun langsung ke masyarakat nanti.
Perkuliahan yang berakhir pada pukul 14.40 WITA ini pun sukses memantik semangat baru bagi para calon guru profesional untuk menjalani masa pendidikan mereka ke depan.