Mengusung Tema Tradisi dan Kaderisasi, Mapaba Fest PMII Komisariat UIM Resmi Dibuka

Mengusung Tema Tradisi dan Kaderisasi, Mapaba Fest PMII Komisariat UIM Resmi Dibuka

Makassar – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Makassar (UIM) Cabang Metro Makassar resmi membuka agenda Pembukaan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) Fest. Kegiatan akbar tersebut berlangsung penuh khidmat dan semarak di Auditorium KH. Muhyiddin Zain Kampus UIM, Kamis pagi (29/10/2026).

Kegiatan tahunan ini dihadiri oleh jajaran civitas akademika dan tokoh-tokoh penting pergerakan. Tampak hadir Koordinator Majelis Pembina PMII Komisariat UIM Dr. H. Abd. Rahim Mas P. Sanjata, M.Ag., Wakil Rektor II UIM Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D., beserta para dekan fakultas se-UIM, para senior, serta seluruh alumni pergerakan yang memadati ruang auditorium.

Memasuki pelaksanaan tahun 2026, Mapaba Fest mengusung tema besar “Membumikan Tradisi, Membangun Geliat Kaderisasi”. Melalui tema ini, PMII Komisariat UIM berkomitmen untuk memperkuat akar nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan sekaligus memacu semangat kaderisasi yang adaptif bagi mahasiswa baru.

Rangkaian seremonial pembukaan diawali dengan laporan dari Ketua Panitia yang memaparkan kesiapan serta teknis pelaksanaan Mapaba Fest. Usai laporan panitia, acara dilanjutkan dengan prosesi pelantikan akbar pengurus dari empat rayon yang berada di bawah naungan PMII Komisariat UIM.

Atmosfer semangat juang kian terasa saat memasuki sesi orasi dan sambutan. Secara berurutan, Ketua Komisariat PMII UIM dan Ketua Cabang PMII Metro Makassar memberikan pencerahan terkait arah gerak organisasi serta pentingnya proses kaderisasi awal bagi para calon anggota.

Koordinator Majelis Pembina PMII Komisariat UIM, Dr. H. Abd. Rahim Mas P. Sanjata, M.Ag., dalam sambutannya menekankan nilai strategis dari pembinaan kader di tingkat basis. Ia menyampaikan bahwa Mapaba merupakan gerbang utama pembentukan karakter intelektual dan spiritual mahasiswa.

“Mapaba bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan pijakan awal bagi mahasiswa baru untuk menata pola pikir, memperdalam nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah, serta mengasah kepedulian sosial. Di sinilah mental kepemimpinan dan tradisi kritis mahasiswa mulai dibentuk,” tegas Dr. H. Abd. Rahim Mas P. Sanjata.

Puncak acara diisi dengan keynote speech dari Wakil Rektor II UIM, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D. Dalam pemaparannya, ia mengapresiasi konsistensi PMII UIM dalam menjaga iklim kaderisasi dan menegaskan komitmen kampus dalam mendukung tumbuh kembang organisasi kemahasiswaan berbasis Nahdlatul Ulama tersebut.

“UIM adalah rumah besar dan lumbung kader bagi PMII serta seluruh kader muda NU. Kampus ini akan terus menjadi ruang yang subur bagi lahirnya intelektual-intelektual muda yang siap merawat tradisi sekaligus mengawal kemajuan bangsa,” ujar Badruddin Kaddas dalam penyampaiannya.

Acara pembukaan Mapaba Fest 2026 ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh jajaran pimpinan, senior, alumni, serta peserta. Kegiatan kaderisasi formal ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan di UPTD SKB Maros, Batimurung. Sejak 29 Oktober hingga 1 November 2026 dengan menyajikan berbagai materi keorganisasian, keislaman, dan kebangsaan guna mencetak kader pergerakan yang kritis, loyal, dan berintegritas.

Translate »