SEMA FAI UIM Tegaskan Organisasi Kawah Candradimuka Kepemimpinan

SEMA FAI UIM Tegaskan Organisasi Kawah Candradimuka Kepemimpinan

Makassar – Senat Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (SEMA FAI UIM), tegaskan peran strategis organisasi di hadapan mahasiswa baru dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tingkat fakultas. Suasana pelataran FAI UIM mendadak riuh dan penuh semangat saat pengurus SEMA FAI mengambil alih panggung untuk mengenalkan lembaga kemahasiswaan tersebut pada Rabu pagi (30/9/2026).

Momen puncak pengenalan organisasi tersebut ditandai dengan orasi ilmiah yang disampaikan secara berapi-api oleh Ketua Umum SEMA FAI UIM, Nur Jirana. Di hadapan para mahasiswa baru yang memadati pelataran fakultas, ia menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan tingkat fakultas merupakan wadah strategis sekaligus kawah candradimuka terbaik dalam membentuk jiwa kepemimpinan mahasiswa.

Dalam orasinya, Nur Jirana mengungkapkan bahwa menjadi mahasiswa tidak boleh sekadar datang ke kampus untuk duduk mendengarkan kuliah, lalu pulang.

“Dinamika organisasi adalah ruang nyata di mana teori-teori kepemimpinan, komunikasi, dan negosiasi diuji serta diasah secara langsung dalam kehidupan sehari-hari”, ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan betapa pentingnya keseimbangan antara pencapaian akademik dan keterlibatan sosial. Menurutnya, kepedulian sosial mahasiswa justru tumbuh subur ketika mereka aktif berinteraksi, berdiskusi, dan merancang program-program pengabdian masyarakat melalui wadah organisasi di fakultas.

“Dengan berorganisasi, mahasiswa belajar mengelola waktu, merencanakan program, memimpin tim, hingga menyelesaikan berbagai dinamika konflik yang kelak sangat dibutuhkan saat memasuki dunia kerja maupun bermasyarakat”, tegasnya.

Ia meyakinkan para mahasiswa baru agar tidak perlu takut nilai akademiknya menurun akibat berorganisasi. Sebaliknya, Nur Jirana menegaskan bahwa organisasi yang sehat justru akan memperkuat disiplin diri, memperluas wawasan keilmuan, serta membentuk mentalitas pantang menyerah yang mendukung keberhasilan studi.

Mengakhiri orasinya yang membakar semangat, Nur Jirana mengajak seluruh mahasiswa baru FAI UIM untuk tidak ragu melangkahkan kaki dan bergabung Bersama Ormawa. Masa perkuliahan harus dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menempa diri, memperluas jaringan, dan mengukir prestasi demi membawa nama baik Fakultas Agama Islam UIM.

Translate »