Pada kesempatan yang penuh semangat ini, MAN 3 Kota Makassar mengadakan acara penerimaan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (FAI UIM). Acara ini berlangsung dengan hikmat dan dihadiri oleh berbagai pihak penting dalam dunia pendidikan yang mendukung terciptanya sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan madrasah.
Acara penerimaan tersebut dihadiri oleh Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar, Bapak Aliyas, S.Pd.I., M.Pd.I., yang sekaligus bertindak sebagai Dosen Pendamping Lapangan I bagi para mahasiswa PPL. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam proses belajar-mengajar di madrasah, sebagai salah satu upaya untuk memperkuat kompetensi akademik dan pengabdian mereka di dunia pendidikan. Bapak Aliyas juga menyampaikan harapannya agar para mahasiswa dapat belajar banyak dari pengalaman ini, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi MAN 3 Kota Makassar.
Selain itu, turut hadir Bapak Jusman, M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Lapangan 2. Dalam kesempatannya, beliau mengapresiasi penerimaan hangat yang diberikan oleh pihak madrasah dan mengharapkan sinergi ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di kampus ke dalam situasi pembelajaran nyata.
Dari pihak madrasah, acara ini juga dihadiri oleh Kepala Madrasah, Bapak Irham Said, S.Pd.I., M.Si. Beliau menyampaikan sambutan yang sangat menginspirasi, mendorong para mahasiswa untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga belajar dari para guru dan siswa di madrasah. Beliau menekankan bahwa kemitraan antara perguruan tinggi dan madrasah ini sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan agama di masyarakat.
Selain kepala madrasah, acara penerimaan ini juga dihadiri oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, para guru pamong, serta peserta PPL MAN 3 Kota Makassar. Para guru pamong akan bertindak sebagai mentor bagi mahasiswa, memberikan arahan dan bimbingan selama mereka menjalani praktik di madrasah.
Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh pihak yang terlibat, baik mahasiswa yang menjalani praktik maupun pihak madrasah yang menerima bantuan tenaga pengajar dari mahasiswa. Dengan kolaborasi ini, diharapkan mutu pendidikan agama Islam dapat terus ditingkatkan, menghasilkan lulusan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Semoga kerjasama ini membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya memajukan pendidikan Islam di Kota Makassar.