60 Tahun UIM, Dekan FAI: Saatnya Refleksi, Bukan Sekadar Selebrasi

60 Tahun UIM, Dekan FAI: Saatnya Refleksi, Bukan Sekadar Selebrasi

Makassar – Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Dr. Djaenab, S.Ag., M.H.I.,  menegaskan dihadapan seluruh civitas akademika bahwa milad ke-60 tahun UIM Al Gazali menjadi momentum bersama untuk refleksi atas berbagai pencapaian dan dedikasi yang telah ditorehkan universitas dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

Hal tersebut disampaikan Dr. Djaenab saat memberikan amanat dalam kegiatan upacara wajib universitas yang diikuti oleh civitas akademika UIM Al-Gazali di pelataran kampus, Senin (08/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari berbagai fakultas.

Dalam amanatnya, Dr. Djaenab menegaskan bulan Juni merupakan bulan yang memiliki nilai sejarah yang sangat besar, baik bagi bangsa Indonesia maupun bagi UIM Al-Gazali.

Menurutnya, terdapat dua momentum penting yang menjadi pengingat akan semangat kebangsaan dan perjalanan panjang institusi pendidikan yang terus berkembang hingga saat ini.

“Di bulan Juni ini menjadi bulan bersejarah yang sangat besar bagi kita semua. Ada dua hari bersejarah yang sangat penting, yaitu Hari Lahir Pancasila dan Milad Universitas Islam Makassar Al-Gazali. Kedua momentum ini memiliki makna yang sangat mendalam, baik bagi bangsa Indonesia maupun bagi seluruh keluarga besar UIM Al-Gazali,” ujar Dr. Djaenab.

Ia menjelaskan Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai persatuan, kebangsaan, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Sementara Milad UIM Al-Gazali menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang universitas dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia.

“Bulan ini memiliki makna ideologi yang sangat penting bagi negara dan secara khusus bagi UIM Al-Gazali. Pancasila menjadi fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sedangkan Milad UIM Al-Gazali mengingatkan kita akan tanggung jawab besar untuk terus memajukan pendidikan Islam yang berkualitas dan berdaya saing,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Djaenab juga menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan kegiatan akademik di Fakultas Agama Islam yang selama ini berjalan sesuai dengan kalender akademik yang telah ditetapkan universitas.

Menurutnya, berbagai program pendidikan terus dilaksanakan secara optimal sebagai bagian dari komitmen fakultas dalam meningkatkan mutu lulusan.

“Tentu kami laporkan bahwa Fakultas Agama Islam terus melaksanakan seluruh proses pendidikan sesuai dengan kalender akademik yang telah ditetapkan. Berbagai program akademik dan pengembangan mahasiswa berjalan dengan baik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan FAI UIM Al-Gazali,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan peringatan Milad UIM Al-Gazali sebagai sarana evaluasi dan refleksi terhadap berbagai keberhasilan yang telah dicapai selama ini.

Menurutnya, setiap capaian yang diraih harus menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi demi kemajuan institusi.

“Dengan momentum Milad ini, mari kita bersama-sama merefleksikan kembali berbagai keberhasilan yang telah dicapai oleh universitas maupun fakultas. Apa yang telah diraih tentu patut kita syukuri, namun di saat yang sama harus menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat,” tuturnya.

Dr. Djaenab menekankan keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari prestasi akademik semata, tetapi juga dari kemampuannya dalam membangun karakter, integritas, dan nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Ia berharap semangat yang lahir dari peringatan Hari Lahir Pancasila dan Milad UIM Al-Gazali dapat memperkuat komitmen seluruh civitas akademika untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kinerja, serta mengembangkan budaya akademik yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Translate »