Makassar – Meski masa Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKNP) telah resmi berakhir, dedikasi dan kontribusi mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Makassar (UIM) di terus berlanjut. Terbaru, para mahasiswa pasca-penarikan tersebut mendapatkan amanah besar dari pihak sekolah untuk menjadi tim penguji kemampuan membaca Al-Qur’an bagi calon siswa baru di SMAN 14 Gowa.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat tanggal 26 Juni 2026 ini bertempat di Aula SMAN 14 Gowa. Ujian seleksi baca Al-Qur’an tersebut merupakan salah satu rangkaian penting dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) guna memetakan sekaligus memastikan kemampuan literasi Al-Qur’an bagi para calon generasi bangsa.
Pihak SMAN 14 Gowa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para mahasiswa KKNP FAI UIM. Menurutnya, kehadiran mahasiswa FAI sangat membantu pihak sekolah dalam menjaga objektivitas dan kualitas seleksi keagamaan ini.
“Kami sengaja memberikan amanah ini kepada adik-adik mahasiswa KKNP FAI karena kami percaya akan kompetensi keagamaan yang mereka miliki. Kehadiran mereka membawa energi positif dan profesionalisme dalam proses seleksi ini,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKNP FAI UIM, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kepercayaan yang diberikan.
“Penarikan dari kampus bukan berarti pengabdian kami selesai. Amanah dari SMAN 14 Gowa ini adalah wujud nyata dari sinergi yang telah terbangun selama kami mengabdi di sini. Kami berharap kontribusi kecil ini dapat membantu sekolah melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga religius,” tuturnya.
Proses pengujian berjalan dengan lancar dan khidmat. Para calon siswa baru diuji satu per satu terkait kelancaran membaca (tartil), penguasaan tajwid, serta kefasihan makhorijul huruf. Mahasiswa KKNP FAI menjalankan tugasnya dengan ramah namun tetap tegas sesuai dengan indikator penilaian yang telah disepakati.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa KKNP FAI UIM kembali membuktikan bahwa eksistensi mereka mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi instansi pendidikan di Kabupaten Gowa, bahkan setelah masa tugas formal mereka usai.