Makassar – Pengurus Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Makassar (UIM) kembali menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan dan literasi. Kali ini, mereka menggelar aksi simpatik berupa kegiatan “Lapak Baca Gratis” yang bertempat di Pelataran Gedung FAI UIM Makassar pada Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini menyediakan ratusan koleksi buku, mulai dari buku keagamaan, filsafat, sosial-politik, hingga sastra, yang dapat dibaca secara bebas oleh seluruh civitas akademika UIM.
Langkah ini dinilai sangat krusial di tengah tantangan zaman sekarang. Di era gempuran media sosial, budaya membaca buku secara fisik mulai terkikis di kalangan generasi muda, termasuk mahasiswa. Kegiatan Lapak Baca Gratis ini hadir sebagai oase untuk memfasilitasi mahasiswa dalam memperluas cakrawala berpikir. Dengan mendekatkan buku langsung ke area berkumpulnya mahasiswa (pelataran kampus), SEMA FAI UIM berusaha memecah kekakuan perpustakaan formal dan menghadirkan atmosfer belajar yang lebih santai namun sarat akan substansi, guna mendorong kembali pertumbuhan literasi mahasiswa secara organik.
Aksi kreatif ini mendapat sambutan hangat. Terlihat puluhan mahasiswa dari berbagai program studi antusias singgah, memilih buku, dan berdiskusi santai di pelataran tersebut.
Ketua Umum SEMA FAI UIM, Nur Jirana, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan kultural untuk melawan rendahnya minat baca di lingkungan kampus.
“Lapak baca gratis ini kami adakan sebagai ruang alternatif untuk membumikan kembali budaya membaca di kalangan mahasiswa FAI UIM. Buku adalah jendela dunia, dan mahasiswa adalah agen perubahan. Bagaimana kita bisa membawa perubahan jika minat baca kita rendah? Melalui lapak ini, kami ingin menyadarkan rekan-rekan bahwa membaca itu seru dan bisa dilakukan di mana saja, bahkan sambil nongkrong santai di pelataran,” tutur Nur Jirana di sela-sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa SEMA FAI UIM berencana untuk merutinkan kegiatan ini di berbagai titik strategis kampus agar virus literasi dapat menyebar lebih luas ke seluruh mahasiswa Universitas Islam Makassar.